Bukan Hakim Yang Menonjol

Komisi pernah menerima empat pengaduan perkara yang ditangani Cepi. Itu pun dua di antaranya ditujukan kepada majelis hakim tempat Cepi menjadi salah satu anggotanya. ”Di Indonesia, semua hakim dilaporkan,” ujar juru bicara Komisi Yudisial, Farid Wadji. Satu laporan dari seorang advokat mengadukan putusan hakim yang melarangnya mendampingi kliennya. Cepi, yang menjadi anggota majelis itu, melarang pengacara ini karena ia tak bisa menunjukkan bukti pelantikannya sebagai advokat. Pengaduan lain soal putusan Cepi yang dianggap tak adil pada 2015.

”Setelah kami bersidang, diputuskan bahwa putusan hakim bersifat independen, sehingga Komisi tak bisa mencampuri,” kata Farid. Asep Iriawan, mantan hakim Pengadilan Negeri Tangerang, yang menjadi hakim pertama yang menghukum mati pengedar narkotik pada 1999, mengenal Cepi sebagai hakim yang tak banyak tingkah dan menangani perkara-perkara kecil yang tak muncul di berita. ”Dia tak menonjol,” ujarnya.

berita sebelumnya : Belajar mewarnai untuk Si Kecil