Siklus Haid Tidak Teratur

Dikatakan tidak teratur jika awal haid maju atau mundur sehingga tidak dapat dipastikan. Hal ini akan memengaruhi tingkat kesu buran dan cara menghitung masa subur setelah menstruasi. Untuk itu diperlukan pencatatan siklus haid paling tidak pada 3-6 bulan terakhir. Hitungan mudahnya adalah memperkirakan terjadinya waktu masa subur melalui cara mengurangi si klus terpanjang dengan 11 dan mengurangi siklus terpendek dengan 18.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Nah, periode yang terdapat di antaranya adalah periode masa subur. Misal, Mama memiliki siklus haid yang tidak teratur berkisar antara 25 sampai 32 hari. Untuk mengetahui masa subur dapat menggunakan penghitungan berikut: Siklus pendek = 25 – 18 = 7 dan siklus panjang = 32 – 11 = 21. Jadi, bisa diperkirakan periode masa suburnya sekitar hari ke-7 sampai hari ke-25 siklus haid. Nah, silakan Mama mulai menghitung-hitung. Setelah hasilnya diperoleh, ingatlah untuk memanfaatkan golden moment ini.

Cara Lain Deteksi Masa Subur

Mama juga dapat mengetahui masa subur dengan cara-cara berikut: • TES AIR SENI Menggunakan benda seperti alat tes uji kehamilan (dapat dibeli di apotek). Teteskan air seni pada pagi hari lalu pantau beberapa saat. Bila masuk pada masa subur, alat itu akan menunjukkan tanda masuk pada masa subur. Alat ini hanya sekali pakai.

• TES AIR LIUR Tes ini juga dapat dilakukan sendiri dan produknya dapat mudah dibeli. Alat yang digunakan mirip mikroskop mini dengan bentuk seperti lipstik. Air liur dimasukkan ke dalam gelas teropong. Tunggu selama beberapa menit, lalu lampu akan dinyalakan dan pengatur lensa akan diputar ke kiri-kanan lalu akan tampak hasilnya. Bila terlihat bintik-bintik tidak jelas atau gambar kosong, tandanya belum memasuk masa subur. Bila terlihat seperti berstruktur bebatuan dan tulang-tulang daun, tanda akan memasuk masa subur sekitar 3 hari lagi. Bila yang terlihat struktur tulang-tulang daun yang saling bersilangan, tanda sedang berada dalam masa subur.

• PERIKSA USG Lewat pemeriksaan USG secara serial dapat diketahui masa subur. Caranya dengan melihat pada kelenjar telur, perkembangan terbentuknya sel telur hingga sel telur tersebut matang dan hendak keluar (ovulasi). Cara ini dapat digunakan oleh perempuan yang memiliki siklus haid tidak teratur.

sumber : https://pascal-edu.com/