Wilayah Papua Rawan untuk Penerbangan Perintis Bag3

“Wilayah penerbangan bergunung yang kami utamakan. Tahun ini ada tujuh (di Papua), tahun berikutnya lebih banyak lagi,” kata dia. Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan, Avirianto, mengatakan akan berdiskusi dengan semua operator penerbangan dan pihak kenavigasian di Papua.

Tujuannya, kata dia, agar operator lebih patuh dan memiliki pemahaman yang sama mengenai aspek keselamatan. “Harus ada standar yang ditetapkan karena ini wilayahnya spesifik. Beberapa kali sudah ada pertemuan, tapi percuma jika dilakukan dengan pihak yang tak langsung mengambil kebijakan,” kata Avirianto kepada Tempo. Menurut Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah, Kementerian selalu mengawasi operasional penerbangan perintis.

Meski tak merincikan jumlah operator yang mendapat izin, dia memastikan ekspansi rute perintis di Papua sudah melalui pertimbangan matang. Tahun ini ada sedikitnya 209 rute perintis di Indonesia. Sebanyak 127 rute di antaranya berada di Papua dan Papua Barat. “Operator perintis ini termonitor. Penerbangan carter pun kalau memiliki seat di bawah 30 harus punya izin terbang dari bandara setempat,” ujarnya.